Hasil Autopsi Mahasiswi Manado – Regu Forensik Polda Sulut sudah menyerahkan hasil pengecekan autopsi jenazah mahasiswi Universitas Negara Manado( Unima) bernama samaran AEMM yang tewas bunuh diri kepada pihak Penyidik Polda Sulut.
Penyerahan hasil autopsi yang berlangsung tertutup di Rumah sakit Bhayangkara Manado pada Rabu( 31/ 12/ 2025) malam. Jadi babak krusial dalam penyelidikan permasalahan kematian AEMM yang dinilai janggal oleh pihak keluarga.
Hasil Autopsi Mahasiswi Manado Berjalan 2 Jam
Proses otopsi berlangsung selama 2 jam. Perwakilan keluarga menyaksikan langsung dan sejak awal mendesak otopsi untuk memastikan adanya kejanggalan dalam kronologi dan kondisi tubuh korban.
Dokter Spesialis Forensik, Nola TS Malo, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan sudah diserahkan sepenuhnya kepada penyidik. Hasil tersebut bersifat rahasia demi kepentingan pendalaman kasus.
“ Maaf, buat hasil autopsi telah kami serahkan langsung kepada penyidik,” ucap dokter Nola.
Cari Fakta Ilmiah
Langkah autopsi ini diambil sehabis pihak keluarga secara formal memberi tahu terdapatnya ketidaksesuaian antara penjelasan kematian dengan penemuan visual pada jenazah AEMM. Laporan ini mendesak penyidik buat mencari fakta ilmiah guna memperjelas pemicu kematian korban.
Dikala ini, Polda Sulut tengah menekuni hasil tertulis dari regu forensik. Dokumen vital tersebut hendak jadi bahan utama dalam gelar masalah berikutnya buat memastikan langkah hukum yang hendak diambil.
Baca Juga : Pelaku Pembunuhan Wanita Pembuat Keripik Pisang Ditangkap
Desakan buat menguak kebenaran juga terus disuarakan oleh keluarga korban, yang berharap hasil otopsi bisa lekas membagikan kepastian atas dugaan mereka.
” Kami berharap terdapat kejelasan terpaut kematian Evia( AEMM),” ucap Ketsia, yang ialah tante korban.
Disemayamkan
Proses penyelidikan terus berlanjut. Jenazah korban dijadwalkan diberangkatkan pada Jumat malam (2/1/2026) untuk disemayamkan di kampung halamannya di Kabupaten Siau, Tagulandang, Biaro, Sulawesi Utara.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswi semester VII Fakultas Ilmu Pembelajaran dan Psikologi (FIPP) Unima tersebut ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya pada Selasa (30/12/2025).
Korban diperkirakan mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya karena trauma setelah menjadi korban kekerasan intim yang dilakukan oleh dosennya, yang disamarkan dengan nama Desimeter.
Situs Rajabotak yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!