Pejabat Batam Terjerat Kasus Video Dinonaktifkan Tapi Digaji
Berita Terkini

Pejabat Batam Terjerat Kasus Video Dinonaktifkan Tapi Digaji

Pejabat Batam Terjerat Kasus – Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan( Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau. Kesimpulannya dinonaktifkan sedangkan usai video tidak senonoh berdurasi 24 detik tersebar di jagad maya.

Sekretaris Wilayah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan penonaktifan tersebut bukan pemberhentian, melainkan langkah administratif supaya proses pengecekan bisa berjalan objektif serta tanpa hambatan.

Tujuan Pejabat Batam Terjerat Kasus Video Di Nonaktifkan

“Buat memfokuskan proses pengecekan, Wali Kota Batam membebastugaskan yang bersangkutan terlebih dulu. Tetapi butuh kami tegaskan, dia tidak diberhentikan,” ucap Firmansyah kepada Majelis hukum Negara Batam, Senin( 5/ 1/ 2026).

Sepanjang masa pembebastugasan, Gustian Riau ditentukan senantiasa menerima hak kepegawaiannya secara penuh, tercantum pendapatan serta tunjangan.

“ Pendapatan senantiasa berjalan. Yang bersangkutan dibebastugaskan, bukan diberhentikan,” kata Firmansyah.

Buat membenarkan roda pelayanan publik tidak tersendat, Wali Kota Batam menunjuk Suhar, yang pula berprofesi selaku Asisten Ekonomi serta Pembangunan Kota Batam, selaku Pelaksana Setiap hari( Plh) Kepala Disperindag.

Firmansyah menepis asumsi rangkap jabatan tersebut hendak mengusik kinerja pemerintahan.

“Tidak mengusik. Posisi Asisten Ekonomi serta Pembangunan secara struktural terletak di atas Disperindag serta lebih bertabiat manajerial, bukan operasional,” jelasnya.

Baca Juga : Fakta Munculnya Lubang Raksasa Misterius Di Sumatera Barat

BKBPSDM Koordinasi Dengan polda Kepri

Badan Kepegawaian serta Pengembangan Sumber Energi Manusia (BKPSDM) Kota Batam berkoordinasi dengan Polda Kepri buat menanggulangi perkara video tersebut.

“Sebab pernah banyak hari libur, progresnya esok kami mulai dengan pemanggilan staf terlebih dulu. Berikutnya kami hendak berkoordinasi dengan Polda Kepri,” ucapnya.

“Kami masih mengumpulkan data dini. Yang bersangkutan belum kami panggil,” tambah Firmansyah.

Lebih dahulu, Gustian Riau memberi tahu ke Polda Kepri atas dugaan permasalahan pemerasan terpaut beredarnya video ia.

“ Yang bersangkutan mengadukan kalau dirinya merasa diperas oleh seorang,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin sebagian waktu kemudian.

Tetapi, sampai dikala ini, bukti diri pihak yang diprediksi melaksanakan pemerasan masih belum dikenal secara tentu.

“ Diperas oleh siapa, yang bersangkutan pula melaporkan tidak ketahui. Itu yang lagi kami dalami,” tambahnya.

Laporan tersebut saat ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Spesial( Ditreskrimsus) Polda Kepri. Polisi tidak cuma mendalami dugaan pemerasan, namun pula melaksanakan pengecekan keaslian video yang tersebar luas di media sosial.

Situs Abangempire yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top