Proses Evakuasi Nenek 70 Tahun Berlangsung Dramastis
Berita Terkini

Proses Evakuasi Nenek 70 Tahun Berlangsung Dramastis

Proses Evakuasi Nenek – Seorang nenek yang terperosok ke dalam sumur di Kampung Lembursawah, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi, berlangsung dramatis. Petugas Pemadam Kebakaran( Damkar) wajib berhadapan dengan ancaman gas beracun saat sebelum kesimpulannya sukses mengangkut jenazah korban, Selasa( 23/ 12/ 2025).

​Korban dikenal bernama Juansih( 70), Peristiwa memilukan ini bermula dekat jam 15. 10 Wib dikala dia lagi menyapu di taman balik rumahnya.

Tanpa disadari, dia tiba kayu penutup sumur yang telah lapuk serta tertutup rimbunnya rumput. Juansih juga jatuh terperosok ke dalam sumur sedalam 3 m tersebut.

Baca Juga : Gempa 6,5 Magnitudo Guncang Brahmin Papua Nugini

Penuturan ​Danpos Perihal Proses Evakuasi Nenek Yang Terjebak Dalam Sumur

Komandan Pos (Danpos) Damkar Jampangkulon, Lelan Priatman, mengatakan kalau timnya lekas meluncur ke posisi 8 menit sehabis menerima laporan pada jam 15. 30 Wib.

Tetapi, setibanya di situ, petugas mengalami hambatan besar yang membahayakan nyawa.

​” Objek yang ditangani merupakan human rescue, penindakan orang masuk ke dalam sumur. Petugas pernah hadapi hambatan sebab diprediksi terdapatnya gas beracun di dalam sumur,” ucap Lelan Priatman.

buat mengestimasi resiko keracunan, petugas terlebih dulu melaksanakan metode pengipasan( ventilating) guna mengurai gas beresiko di bawah sumur saat sebelum mengawali proses penaikan. Sehabis zona dinyatakan nyaman, petugas baru turun buat mengevakuasi badan korban.

​” Alhamdulillah, evakuasi sukses dicoba. Tetapi, dikala korban sukses dinaikan, kondisinya telah wafat dunia,” tambah Lelan.

pembedahan penyelamatan ini mengaitkan 5 personel Damkar, ialah Lelan Priatman, Khairul Anam, Yoga Pebrian, Aldi Hidayat, serta Hadin Gustiana.

Proses yang berlangsung sepanjang kurang lebih 50 menit ini dinyatakan berakhir pada jam 16. 20 Wib dengan dorongan pengamanan dari Polsek Jampangkulon serta pemerintah desa setempat.

​Atas peristiwa ini, pihak Damkar mengimbau warga supaya lebih waspada terhadap keberadaan lubang ataupun sumur tua.

” Warga dimohon buat membenarkan sumur tertutup secara permanen serta kokoh guna menghindari kejadian seragam terulang kembali,” tutupnya.

Situs Pausempire yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top