Stevi Pude Selamat – Gempa Magnitudo 7, 6 yang berpusat di Kota Bitung getarannya ikut dialami di Kota Manado Sulut. Seseorang masyarakat atas nama Deice Lahia( 70), tewas tertimpa reruntuhan bangunan KONI Sulut, sebaliknya tetangganya Stevi Pude sukses lolos dari maut.
Puluhan masyarakat memadati lingkungan KONI Sulut yang terletak di Jalur Ahmad Yani, Kecamatan Sario, Kota Manado, pada Kamis pagi. Sebagian jam lebih dahulu, gempa baru saja menghancurkan bagian salah satu bangunan.
Kronologi Stevi Pude Selamat Dari Gempa Bitung
“Dikala itu, Oma Deice sedangkan mencabut rumput di dekat tumbuhan cabai yang di tanam depan warungnya,” tutur Stevi Pude dengan raut muka pilu.
Stevi terduduk di salah satu warung yang tersimpan material bangunan yang roboh. Ia nampak lesu, keringat mengalir di mukanya.
” Kami pernah memanggil Oma Deice buat lari dikala gempa mengguncang,” tuturnya.
Ia bersama suaminya yang tinggal bersebelahan dengan tempat tinggal Deice Lahia, langsung bergegas meninggalkan kawasan itu, dikala gempa mengguncang dekat jam 06. 48 Waktu indonesia tengah(WITA).
Terlebih ia memandang material bangunan mulai berjatuhan serta menerjang warung serta rumah yang berjejer di bagian dasar bangunan itu.
” Dikala gempa mereda, kami kembali serta menciptakan rumah kami telah sirna. Oma Deice pula telah wafat dunia,” ucapnya lirih.
Baca Juga : Driver Online Ogah Ambil Orderan Jarak Jauh Karena Ini
Di tengah tumpukan massa serta aparat Tentara Nasional Indonesia(TNI) Polri yang mulai mensterilkan puing- puing bangunan, mata Stevi mencermati dengan awas. Ia bangkit berdiri serta mengambil sebagian benda miliknya yang masih utuh.
” Tempat tinggal kami yang ini, telah sirna,” tuturnya sembari menunjuk suatu suatu warung yang telah sirna diterpa material bangunan.
Walaupun warung serta tempat tinggalnya sirna, Stevi berkata, ia bersyukur masih dapat lolos dari maut.
” Bersyukur masih selamat,” ucapnya.
Dikenal, gempa bumi magnitudo 7, 6 ditemukan di daerah Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis( 2/ 4/ 2026) pagi.
Tubuh Meteorologi Klimatologi serta Geofisika( BMKG) memberi tahu, gempa bumi terjalin dekat jam 05. 48. 16 Wib, dengan posisi 1, 25 LU- 126, 27 BT.
Peringatan Dini Tsunami Berakhir
Tubuh Meteorologi Klimatologi serta Geofisika( BMKG) Manado mengakhiri peringatan dini tsunami akibat akibat gempa Magnitudo 7, 6 yang mengguncang daerah Bitung serta Maluku Utara.
” Peringatan dini tsunami yang diakibatkan oleh gempa Magnitudo 7, 6, 0 pada 2 April 2026 05: 48: 16 Wib, dinyatakan: BERAKHIR,” tulis BMKG Manado.
Toni Agus Kepala BMKG Manado berkata, walaupun berpotensi tsunami tetapi bersumber pada pantauan di lapangan, tidak terdapat pantulan serta resonansi.
” Gelombang( tsunami) relatif kecil, kurang dari 75 centimeter,” sebutnya.
Dari beberapa perlengkapan pemantau tsunami yang dipunyai BMKG di perairan Maluku Utara tercatat, gelombang tsunami di sisi selatan Minahasa ketinggiannya kurang dari 75 centimeter, di Bitung cuma 20 centimeter, serta Halmahera Barat 30 centimeter, setelah itu di Minahasa Utara pula cuma 30 centimeter.
Situs Nagaempire yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!